Wisconsin (ANTARA News) - Sebuah gereja di Negara Bagian Wisconsin, Amerika Serikat timur laut, telah memperkenankan umat Islam melaksanakan shalat dua kali sehari.
"Kami merasa berterima kasih kepada gereja itu," kata Ajaz Qhavi, seorang tokoh Islam setempat.
Gereja Presbiterian di Kota Franklin, Wisconsin selatan, itu telah mengijinkan kaum Muslimin setempat melaksanakan shalat sebanyak lima hari dalam sepekan, tulis Journal Sentinel, seperti dilaporkan IINA.
Sejak pekan lalu, kaum Muslimin berkumpul di ruangan Sekolah Minggu gereja itu untuk melaksanakan shalat Subuh dan Isya.
Pusat Islam Milwaukee membayar biaya sewa untuk menutup pengeluaran gereja. Langkah tersebut diambil sehubungan tak adanya mesjid terdekat di kawasan itu.
Para jemaah biasanya shalat di mana saja, seperti di rumah, di luar rumah, bandara, kata Isa Sadlon, Direktur Eksekutif Pusat Islam Milwaukee.
Namun demikian, banyak umat Islam lebih suka shalat berjamaah dan lima perjalanan per hari ke mesjid sangat membebani pengeluaran mereka, kata mereka.
Tempat shalat tersebut, kata Sadlon, memungkinkan mereka untuk memenuhi kewajiban mereka dan jaraknya dekat dengan rumah atau tempat kerja mereka.
Di Kota Franklin, kini terdapat sekitar 150 keluarga Muslim. (*)
Gereja Amerika Ijinkan Umat Islam Shalat Isya dan Subuh
COPYRIGHT © 2008



















Komentar Pembaca
mungkin untuk rakyat indonesia boleh di contoh..karena toleransi beragamanya masih kurang bahkan cenderung menindas...
buat tukang coment mbok iyoo jangan pada berantem to,mbok iyoo podo yang damai2 kenapa to???
Semuanya kalau hidup Rukun, saling Toleransi dan saling menghormati kan harmonis.
Jangan suka memaksakan kehendak pada orang lain yg jelas2 tak sepaham.
Di Indonesia orang pindah agama saja di aniaya sampai di penjarakan kan norak dan keterlaluan.
Hidup Amerika...
Dan yg terpenting, hati2 dalam menjalankan ibadahnya, jangan samapi tercampur masalah akidahnya...
Masalah akidah itu kan internal & tdk ada hubungannya dg hidup bernegara.
bagi orang-orang kafir trinitas laknatullah yang menggembar-gmborkan toleransi.......kalian itu hanya orang pengecut,di ledekin dikit ja udah ngadu2 kesana kemari,mana toleransi di ambon, poso, dan negara-negara islam yang yang di bantai ketika kalian merasa diatas angin?bagi orang-orang kafir trinitas laknatullah kekallah kau di neraka jahannam
jayalah selalu indonesia
Kayak gini yang bikin "kangen" mudik :) rame, isu secuil bisa jadi headline:) semua orang terlahir untuk jadi komentator, bukan eksekutor, apalagi konseptor ;p Semoga cepat merdeka Indonesia!
Dan ada banyak saran untuk penataan kalimat yang agak malas dijelaskan di sini. Mungkin karena saya baru sadar kehebohan ini memang yang menjadi harapan penulis artikel.
kalau memang amerika peduli dengan fihak minoritas khususnya penduduknya yang muslim mestinya dari pemerintah mempermudah perijinan pembangunan masjid sehingga umat islam dapat melaksanakan sholat jamaah lima waktu bukan dua waktu saja.
toleransi diperbolahkan tetapi bukan dibidang aqidah karena quran sudah menjelaskan sejelas-jelasnya
Tahapan mereka berikutnya bagaimana toleransi umat islam dituntut untuk memberikan masjid untuk ibadah kaum kristen.
Himbauan itu akan muncul di negara kristen minoritas seperti Timur tengah. Tidak tertutup kemungkinan himbauan itu akan muncul di Indonesia. Bagaimana dgn langkah jangka panjang umat ISLAM sendiri......??????
dimuka bumi ini. Dikala fitnah WTC terhadap Umat Islam di Amerika justru Agama Islam Mencuat di negara itu pula, kasihan rakyat amerika yang akibat kepentingan poltik penguasa saat itu menjadi korban .
Dengan krissis global mudah-mudahan masy. Amerika melirik terhadap nilai spirtul agama khususnya Islam.
another source: http://www.jsonline.com/features/religion/35242724.html