Brisbane (ANTARA News) - Australia akan membangun jaringan internet dengan kecepatan 40 kali dari kecepatan broadband yang kini ada, untuk melayani 98 persen penduduk, kata Menteri Broadband, Komunikasi dan Ekonomi Digital, Senator Stephen Conroy.
Pembangunan jaringan nasional internet berkecepatan tinggi (broadband) yang disebut fibre-to-the node (FTTN) itu, menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk mendorong Australia menjadi bagian dari abad ke-21, katanya dalam pernyataan persnya, Jumat.
"Bagi dua persen penduduk Australia sisanya, mereka akan menerima layanan standar yang sedapat mungkin mendekati apa yang ditawarkan jaringan baru itu serta mendapat pelayanan melalui teknologi satelit, gelombang mikro, dan nirkabel terbaik," katanya.
Pemerintah, kata Senator Conroy, menerapkan proses yang terbuka dan transparan dalam menentukan pihak yang akan membangun jaringan yang diharapkan sudah selesai akhir Juni 2008.
Australia tercatat sebagai salah satu negara di kawasan Asia Pasifik yang telah lama memasyarakatkan pemakaian jaringan internet berkecepatan tinggi (broadband).
Setidaknya ada 10 perusahaan jasa penyedia layanan broadband di negara benua berpenduduk sekitar 21 juta jiwa itu, yakni Bigpond, Optus, Internode, 3 Mobile, Unwired, People Telecom, Westnet, Dodo, Simpliciti, dan Netspace.(*)
Australia Segera Miliki Jaringan "Broadband" Super Cepat
COPYRIGHT © 2007
- Lapan: Badai Matahari 2012 Bukan Kiamat
- Bintang Oscar Habis-habisan Tampil Cantik
- "The Cove" Gondol Oscar, Orang Jepang Ngamuk
- Jusuf Kalla: "Biarlah. Biarlah"
- Asteroid Raksasa Penyebab Kepunahan Dinosaurus
- Pertumbuhan Teknologi Mobile Tertinggi di Pedesaan
- Bioteknologi Hendaknya Perhatikan Kepentingan Petani Kecil






















