Sana`a (ANTARA News) - Enam juta dari sekitar 23 juta jiwa penduduk Arab Saudi adalah perokok berat, yang menghabiskan 12 miliar riyal (sekitar Rp28,8 triliun) setahun untuk membeli rokok.
Data terbaru tersebut menunjukkan peningkatan jumlah pengisap asap tembakau di negeri kaya minyak itu, meskipun badan pemberantasan merokok giat melaksanakan kegiatan penyadaran akan bahaya rokok.
Sementara itu, harian "Al-Riyadh" melaporkan bahwa pihak berwenang negeri tersebut akan melarang menjual rokok di kawasan sekitar tempat suci di kota Mekkah dan Madinah.
Pelanggar ketentuan tersebut akan dikenai hukuman berat, termasuk uang denda tergolong besar.
Meskipun ulama setempat mengeluarkan fatwa tentang pengharaman merokok, angka perokok di Saudi masih tinggi.(*)
Perokok Saudi Habiskan Rp28,8 Triliun Setahun
COPYRIGHT © 2007
- Lapan: Badai Matahari 2012 Bukan Kiamat
- Bintang Oscar Habis-habisan Tampil Cantik
- "The Cove" Gondol Oscar, Orang Jepang Ngamuk
- Jusuf Kalla: "Biarlah. Biarlah"
- Asteroid Raksasa Penyebab Kepunahan Dinosaurus
- Pertumbuhan Teknologi Mobile Tertinggi di Pedesaan
- Bioteknologi Hendaknya Perhatikan Kepentingan Petani Kecil






















