<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1"?>
<?xml-stylesheet href="feed.css" type="text/css"?>
<rss version="2.0">
    <channel>
        <title>ANTARA - Lingkungan</title>
        <description>Berita Lingkungan Terkini dari ANTARA News</description>
        <link>http://www.antaranews.com</link>
        <lastBuildDate>Sat, 21 Nov 2009 04:30:02 +0700</lastBuildDate>
        <item>
            <title>Greenpeace Puji Keputusan Menhut Hentikan Ekspansi RAPP</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258623483/greenpeace-puji-keputusan-menhut-hentikan-ekspansi-rapp</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/peristiwa/thumb/20091115233258-greenpeace121109.jpg' align='left' border='0'&gt; Greenpeace menyampaikan apresiasinya terhadap Menteri Kehutanan (Mehut) Zulkifli Hasan yang berjanji akan melakukan evaluasi terhadap izin PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di hutan rawa gambut Semenanjung Kampar, Riau.</description>
            <pubDate>Thu, 19 Nov 2009 16:38:03 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Merkuri Ancam Perairan Tangkap Ikan Sultra</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258601051/merkuri-ancam-perairan-tangkap-ikan-sultra</link>
            <description> Pencemaran logam berat berbahaya jenis merkuri (Hg) yang diduga berasal dari kegiatan penambangan emas di Kabupaten Bombana, mengancam wilayah perairan tangkap ikan di Sulawesi Tenggara (Sultra).</description>
            <pubDate>Thu, 19 Nov 2009 10:24:11 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Dishutbun Siapkan 195 Ribu Bibit Kayu Penghijauan</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258583561/dishutbun-siapkan-195-ribu-bibit-kayu-penghijauan</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/peristiwa/thumb/bibitsengon051009.jpg' align='left' border='0'&gt; Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) kabupaten Rejang lebong, Provinsi Bengkulu, sedikitnya sudah menyiapkan 195 ribu bibit kayu untuk pencanangan program pemerintah pusat penanaman satu orang satu pohon.</description>
            <pubDate>Thu, 19 Nov 2009 05:32:41 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Gubernur Kalbar Ingatkan Perusahaan Perkebunan Buat Embung</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258574899/gubernur-kalbar-ingatkan-perusahaan-perkebunan-buat-embung</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/peristiwa/thumb/pemadamanhutanx.jpg' align='left' border='0'&gt; Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengingatkan perusahaan perkebunan untuk membuat embung di dalam kawasan guna mengantisipasi kebakaran lahan.</description>
            <pubDate>Thu, 19 Nov 2009 03:08:19 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Buaya Resahkan Warga Rejosari Pangkalpinang</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258561669/buaya-resahkan-warga-rejosari-pangkalpinang</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/peristiwa/thumb/buaya-130609.jpg' align='left' border='0'&gt; Warga Gang Bandeng II Kelurahan Rejosari, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang, belakangan ini resah dengan kemunculan buaya di dekat rumah mereka.</description>
            <pubDate>Wed, 18 Nov 2009 23:27:49 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Ratusan Relawan Green Peace Lanjutkan Aksi Riau</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258557836/ratusan-relawan-green-peace-lanjutkan-aksi-riau</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/peristiwa/thumb/20091119035828-greenpeace181109.jpg' align='left' border='0'&gt; Sepuluh relawan Green Peace dari Surabaya hari ini berangkat ke Semarang untuk bergabung dengan relawan dari Semarang, Bandung dan Jakarta melakukan aksi dukungan terhadap 11 aktivis Green Peaace Asia Tenggara di Semenanjung Kampar Riau yang dideportasi oleh aparat kepolisian dan petugas imigrasi setempat.</description>
            <pubDate>Wed, 18 Nov 2009 22:23:56 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Sebatang Jamur Raksasa di Tasikmalaya Hilang</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258549533/sebatang-jamur-raksasa-di-tasikmalaya-hilang</link>
            <description> Satu dari 14 batang jamur raksasa yang tumbuh di Dusun Batunungul, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, hilang pada Minggu (15/11) lalu.</description>
            <pubDate>Wed, 18 Nov 2009 20:05:33 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Kehadiran Presiden Lancarkan KTT Iklim Kopenhagen</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258546942/kehadiran-presiden-lancarkan-ktt-iklim-kopenhagen</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/tokoh/thumb/20091020130646-sby201009.jpg' align='left' border='0'&gt; Delegasi RI untuk negosiasi perubahan iklim mengatakan kehadiran Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada KTT Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark, akan melancarkan kelahiran kesepakatan.</description>
            <pubDate>Wed, 18 Nov 2009 19:22:22 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Foke dan Menteri Inggris Luncurkan Balon Kopenhagen</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258546860/foke-dan-menteri-inggris-luncurkan-balon-kopenhagen</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/tokoh/thumb/fauzi140909-1.jpg' align='left' border='0'&gt; Menteri perubahan iklim dan energi kerajaan Inggris, Joan Ruddock dan gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo meluncurkan balon untuk perundingan Kopenhagen di Jakarta, Rabu.</description>
            <pubDate>Wed, 18 Nov 2009 19:21:00 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Greenpeace Surati Presiden Terkait Kasus Semenanjung Kampar</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258539581/greenpeace-surati-presiden-terkait-kasus-semenanjung-kampar</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/peristiwa/thumb/20091118165632-greenpece121109-1.jpg' align='left' border='0'&gt; Greenpeace menyurati Presiden Susilo Bambang Yusdhoyono (SBY) terkait kasus pemulangan sejumlah aktivis asing oleh Imigrasi Riau dan tekanan yang dilakukan pihak kepolisian di Semenanjung Kampar Desa Teluk Meranti, Kecamatan Meranti, Kabupaten Pelalawan.</description>
            <pubDate>Wed, 18 Nov 2009 17:19:41 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Greenpeace Bertahan Hingga 26 November di Pelalawan</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258518679/greenpeace-bertahan-hingga-26-november-di-pelalawan</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/peristiwa/thumb/20091118165731-greenpeace131109-2.jpg' align='left' border='0'&gt; Kapolres Pelalawan AKBP Ari Rachman menyatakan, aktivis Greenpeace bertahan di Kamp Perlindungan Iklim di lahan gambut Semenanjung Kampar, Pelalawan, Riau, hingga 26 November 2009.</description>
            <pubDate>Wed, 18 Nov 2009 11:31:19 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Greenpeace Mesti Beritahu Pemrov Jika Ada Kesalahan</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258501642/greenpeace-mesti-beritahu-pemrov-jika-ada-kesalahan</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/peristiwa/thumb/20091118170128-greenpeace131109-3.jpg' align='left' border='0'&gt; Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Riau menyatakan Greenpeace tidak pernah memberitahu pemerintah provinsi Riau tentang kesalahan pemberian izin konsensi kepada RAPP.</description>
            <pubDate>Wed, 18 Nov 2009 06:47:22 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>30.000 Bibit Tanaman Cengkih Untuk Konservasi DAS</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258498629/30000-bibit-tanaman-cengkih-untuk-konservasi-das</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/ilustrasi/thumb/cengkeh-1-080609.jpg' align='left' border='0'&gt; Sebanyak 30.000 bibit tanaman cengkih bantuan dari pusat untuk konservasi lahan daerah aliran sungai (DAS) Serang di Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.</description>
            <pubDate>Wed, 18 Nov 2009 05:57:09 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>IFC Kucurkan 200 Miliar Dolar Untuk Hutan Tanaman</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258497928/ifc-kucurkan-200-miliar-dolar-untuk-hutan-tanaman</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/ilustrasi/thumb/hutan-jati.jpg' align='left' border='0'&gt; International Finance Corporation (IFC), anggota kelompok Bank Dunia, akan mengucurkan dana hingga 200 miliar dolar AS untuk mengembangkan hutan tanaman di Indonesia.</description>
            <pubDate>Wed, 18 Nov 2009 05:45:28 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Limbah PT BSP Cemari Sungai Noman</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258492536/limbah-pt-bsp-cemari-sungai-noman</link>
            <description> Warga di tiga Desa Kecamatan Tajungagung Kabupaten Muaraenim, Sumatra Selatan (Sumsel), mengeluhkan pencemaran air sungai Noman oleh limbah sawit PT BSP hingga kondisinya berwarna dan berbau.</description>
            <pubDate>Wed, 18 Nov 2009 04:15:36 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Jurnalis Asing Dideportasi Karena Belum Izin Depkominfo</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258463936/jurnalis-asing-dideportasi-karena-belum-izin-depkominfo</link>
            <description> Kepala Kantor Imigrasi Pekanbaru, Jumanter Lubis, mengatakan pihaknya mendeportasi dua jurnalis asing yang meliput kegiatan Greenpeace di Riau karena mereka tidak mengantongi izin dari Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo).</description>
            <pubDate>Tue, 17 Nov 2009 20:18:56 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>YLI Sinyalir Organ Harimau Diperdagangkan di Aceh</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258450730/yli-sinyalir-organ-harimau-diperdagangkan-di-aceh</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/peristiwa/thumb/20091027151158-harimau2110.jpg' align='left' border='0'&gt; Yayasan Leuser Internasional (YLI) menduga organ tubuh harimau telah diperdagangkan di Provinsi Aceh karena akhir-akhir ini banyak kasus kematian binatang dilindungi itu.</description>
            <pubDate>Tue, 17 Nov 2009 16:38:50 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>2010 Pemko Jambi Akan Kembangan Hutan Kota</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258410316/2010-pemko-jambi-akan-kembangan-hutan-kota</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/ilustrasi/thumb/hutan-jati.jpg' align='left' border='0'&gt; Pemko Jambi menargetkan pengembangan hutan kota pada tahun 2010 mendatang, karena RTH sebagai aspek penting sarana ruang terbuka hijau (RTH), kata Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan (DP3K) Kota Jambi Harlik.</description>
            <pubDate>Tue, 17 Nov 2009 05:25:16 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>APHI Minta Dana Reboisasi Dikembalikan Untuk Rehabilitasi Hutan</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258410118/aphi-minta-dana-reboisasi-dikembalikan-untuk-rehabilitasi-hutan</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/peristiwa/thumb/20091103081636-menanam-21109.jpg' align='left' border='0'&gt; Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) meminta pemerintah mengembalikan dana reboisasi (DR) untuk kegiatan penanaman atau rehabilitasi di hutan produksi bekas tebangan.</description>
            <pubDate>Tue, 17 Nov 2009 05:21:58 +0700</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Indonesia Berhutan Luas, Berperan Dalam Konvensi Perubahan Iklim</title>
            <link>http://www.antaranews.com/berita/1258409376/indonesia-berhutan-luas-berperan-dalam-konvensi-perubahan-iklim</link>
            <description>&lt;img src='http://img.antara.co.id/stockphotos/peristiwa/thumb/20091027165944-semenanjung-kampar271009.jpg' align='left' border='0'&gt; Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki peranan penting dalam pertemuan Konvensi PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC) di Kopenhagen, Denmark, pada Desember 2009 karena punya hutan yang luas.</description>
            <pubDate>Tue, 17 Nov 2009 05:09:36 +0700</pubDate>
        </item>
    </channel>
</rss>
