
Perdana Menteri Malaysia, Najib Tun Abdul Razak. (ANTARA)
PM Malaysia Najib Tun Razak mengatakan, akan segera mengajukan banding ke pengadilan tinggi dan menghadap Yang Dipertuan Agong Mizan Zainal Abidin untuk melaporkan hal ini sebagai upaya untuk menenangkan kemarahan rakyat, demikian media massa Malaysia, Senin.
Beberapa demontrasi muncul di berbagai kota, termasuk di lokasi pertemuan PM Malaysia Najib Tun Razak di Pekan, Pahang, Minggu, untuk memprotes keputusan pengadilan Kuala Lumpur yang mengijinkan penggunaan kata ALLAH oleh majalah mingguan Katolik The Herald.
Najib mengatakan masih ada peluang di pengadilan dengan mengajukan banding ke pengadilan tinggi dan mahkamah agung demi menenangkan reaksi masyarakat. Ia minta protes ini tidak terus menimbulkan berbagai demontrasi, petisi dan memorandum kepada pemerintah.
Kementerian Dalam Negeri Malaysia telah mengajukan banding ke pengadilan tinggi Kuala Lumpur atas keputusan pengadilan negeri, Senin sore ini.
Reaksi keras rakyat Malaysia atas keputusan pengadilan Kuala Lumpur disebabkan karena dalam UUD Malaysia, Islam merupakan agama resmi pemerintah Malaysia dan kata ALLAH adalah ekslusif milik umat Islam.(*)























Komentar Pembaca
Ini klaim orang MALAYSIA ok! Bukan klaim org Islam.
Tapi masalahnya, mereka membuat ini atas nama Islam. Apa bedanya dengan teroris?
Heran juga orang malaysia klaim kata ini ya?
Apa nggak takut di tuntut sama orang Yahudi, karena sebagaian besar nabi adalah orang Yahudi. Seperti Nabi Musa, Nabi Elia, Nabi Yahya, bahkan Nabis Yaq'ub yang namanya di ubah Tuhan menjadi "Israel" yang berarti --> "Putra Tuhan" alias kesayangannya.
Kalau orang Yahudi nuntut kan gawat
dasar orang perampok.....apa juga mau diakui...lagu indonesia mau diakui ... batik mau diakui... dasar negara plagiator..
Jangan kita pandang enteng sbb musuh islam sentiasa ingin menghancurkan islam...tengok apa yang dah terjadi kpd indonesia org islam boleh berkahwin dengan orang kristien tetapi di malaysia tak boleh..
penggunaan kalimah Allah oleh agam kristien malaysia mempunyai agenda tertentu utk m'hancurkan agam islam dan ingin mengelirukan org yg berjinak ingin memeluk islam dan juga org islam...
================
Komentar inipun menunjukkan dia tidak memiliki pemahaman sejarah yang cukup. Apa perlu tinggal di Timur Tengah untuk memperdalam sejarah? Lebih baik diam daripada banyak bicara tetapi nampak bodoh.
ngurusin warganya aja kayak nourdin m top kagak becusm, lalu ngurucin keyakinan org lain.
demi agam sejarah diabaikan, keadilan disingkirkan, otk di dekul, OTOT di gedein.
sampai kapanpun hal2 ini akan menghancurkan kedamaian, menyuburkan konflik
tobatlah hai engkau malas ya
Di Mesopotamia dimana rumpun semitik bermula, orang sdh mengenal nama El/Il sbagai nama oknum tertinggi dlm pantheon babilonia. Namun bagi sebagian besar keturunan Sem (asal rumpun Semitik ), nama itu dimengerti sebagai ‘Tuhan Yang Maha Esa pencipta langit dan bumi’
diAram-Siria nama itu disebut Elah/Alaha & dikalangan Ibrani (Yahudi) disebut El/Elohim/Eloah. Sdangkan nama Il brkembang di Arab disebut Ilah/Allah
Ada 2 inskripsi penting: pertama inskripsi Zabad (tahun 512) yang diawali dengan rumusan ‘Bism al-Ilah’ (Dengan nama al-Ilah) yang kemudian disusul dengan nama-nama Kristen Syria, dan kedua, Inskripsi ‘Umm al-Jimmal’ (juga berasal abad ke-6 Masehi) yg diawali dgn ucapan ‘Allahu ghafran’ (Allah mengampuni)
Nama ‘Allah’ sudah digunakan Alkitab bahasa Arab sedini tahun 630-an sebelum Al-Quran ditulis, dimana fragmen-fragmen dlm bahasa Arab mulai ditulis oleh Patriakh Abu Sedra II, dan yang disusun lengkap berasal dari Hunayan bin Ishaq dan Saadia Gaon pada abad IX.
Sejak itu nama ‘Allah’ terus digunakan dalam Alkitab bahasa Arab termasuk empat versi yang sekarang digunakan oleh sekitar 29 juta umat kristen Arab diseluruh dunia.
Negara kita dibangun atas dasar kompromi.
Borneo Raya (Kalimantan Barat, Tengah, Timur) lumayan banyak penduduknya, dan mayoritasnya Orang dayak yang beraga kristen & katolik.
Jangan sampai negara kita pecah karena istilah "mayoritas" dikedepankan terus, hanya sekedar mendapat jatah lebih banyak dan bisa mengatur minoritas.
Dio Kalimantan, Dayak mayoritas. Jangan samapi gara-gara agama negara kita bubar
Kalian dah liat siaran tundanya di TVRI ga? waktu dubes Palestina untuk Indonesia sendiri yg datang buat menemani pembawa acara (semacam jd komentator) dalam misa sulit dibedakan itu pastor sedang memimpin misa ato lagi jadi khotib, membacanya juga kaya lagi ngaji... isi lagu2nya penuh dengan kata2 "Ya Alloh"...
apa artinya komen anda dengan peristiwa yg ricuh belakangan ini, bukankah kericuhan ini dimulai uu yg di buat malaysia.
Jangan biasakan berbohong, apalagi sesuatu yang sudah jelas.
Dapat dipastikan KEBOHONGAN HANYA BERSUMBER DARI SYEETOON
berkenaan dgn kekecohan di malaysia, saya tdk yakin bahawa yang membuat kekecohan itu atas dasar agamanya, mungkin disebabkan fahaman politik atau gerakan yg cuba membuat kekecohan.
bantu aje orang biar bisa bebas makan, bisa bebas ibadah, bisa bebas berkata-kata... bisa bebas menyembah...
Perdana menteri tapi nuraniiiiiiiii matiiiii tinggal naluri saja kali yaaaa wkwkwkwkwk